KUNINGAN,(GM)-
Janji pihak CV Citra Mandiri, seusai surat perintah kerja (SPK) terkait proyek listrik desa (lisdes) untuk 17 desa di 13 kecamatan, Kab. Kuningan, sebanyak 853 KK mempertanyakan pemasangan gambar lisdes yang hinggga saat ini belum diserahkan ke pihak konsultan listrik (konsuil) Area 2 Cirebon, UPJ Ciamis dan Kuningan.
Konsuil adalah suatu lembaga independen yang berhak memeriksa gambar dari instalatur sejauh mana kelayakan di setiap konsumen untuk pema-sangan listrik yang dijadikan sertifikat laik operasi (SLO). Tanpa SLO, jangan berharap listrik bisa nyala.
Heriyanto, Koordinator Konsuil Area 2 Cirebon UPJ Cilimus dan Kuningan kepada “GM”, Sabtu (10/1) mengatakan, desa penerima manfaat bantuan listrik pedesaan sebanyak 853 KK tersebut bersumber dari bantuan APBD I Provinsi Jawa Barat melalui Distamben prov.
“Sampai saat ini, CV Citra Mandiri belum menyerahkan gambar. Konsuil merasa dibohongi karena sebelumnya CV Citra Mandiri pernah datang ke kantor meminta diuji secepatnya dan gambar menyusul. Ternyata hingga saat ini gambar belum diserahkan,” jelas Heriyanto.
Varah, Direktris CV Citra Mandiri ketika berkali-kali dihubungi, baik di kantor ataupun di kediamannya, tidak ada di tempat. Sementara pantauan “GM”, Varah pernah mendatangkan Kepala Dinas Pertambangan dan Energi Prov. Jabar, Ir. Tubagus Isni dan Ketua DPD AKLI Jawa Barat, Ferry, beberapa waktu lalu. Didatangkannya kedua tamu penting ini untuk minta segera lisdes dinyalakan tanpa harus melalui prosedur benar.
Varah mendatangkan kedua tamu penting ini dibenarkan oleh staf PLN UPJ Kab. Kuningan. Bahkan pihaknya, kata salah seorang staf, merasa dikecilkan oleh kedua tamu tersebut. Sementara Manajer UPJ Kuningan, H. Endang Dahmat, ketika dikonfirmasi mengatakan, terkait masalah lisdes, pihaknya hanya sebatas menggarap meteran. (toh)**
sumber::www.klik-galamedia.com